Bambu menonjol dalam kehidupan panda raksasa karena menjadi hampir seluruh menu hariannya, meski tubuhnya tidak mencerna tumbuhan dengan mudah. Panda rata-rata memakan 9 hingga 14 kilogram tunas bambu sehari; jumlah besar itu membantu memenuhi kebutuhan energi dari makanan yang hanya memberikan sedikit energi dan protein.[1]

Hampir seluruh menu bertumpu pada bambu

Secara taksonomi, panda raksasa termasuk keluarga beruang dan digolongkan sebagai karnivor. Namun, makanannya hampir seluruhnya terdiri atas bambu. Panda juga diketahui memakan telur dan serangga, sehingga secara teknis termasuk omnivor.[1]

Ketergantungan pada bambu punya batas: kemampuan panda mencerna selulosa dan lignin sangat lemah, sementara sistem pencernaannya tetap seperti karnivor. Sumber nutrisi utama dari bambu berasal dari pati dan hemiselulosa.[1]

Tunas bambu memberi petunjuk tentang pola makan

Tunas bambu menjadi bagian penting dalam menu panda karena kaya pati dan kandungan proteinnya dapat mencapai 32%. Saat musim tunas, dari April hingga Agustus, panda mendapatkan banyak berat badan. Pada periode akhir Agustus hingga April, ketika tunas lebih sulit tersedia, mereka terutama memakan daun bambu dan menghadapi masa dengan asupan nutrisi yang lebih terbatas.[1]

Perbedaan antara tunas dan daun ini membuat bambu bukan satu jenis makanan yang selalu memberi asupan sama. Ketersediaan bagian bambu berkaitan dengan perubahan pola makan dan kondisi tubuh panda sepanjang tahun.[1]

Jumlah yang besar, pencernaan yang cepat

Banyaknya bambu yang dimakan berkaitan dengan jalur pencernaan panda yang pendek dan lurus. Bahan tumbuhan yang sulit dicerna melewati saluran itu dengan cepat, sehingga panda perlu memakan banyak untuk mengimbangi kandungan energi yang terbatas.[1]

Volume makanan itu juga tercermin dalam frekuensi buang air besar: panda dapat melakukannya hingga 40 kali sehari.[1] Jadi, keterkaitan bambu dengan kebiasaan harian panda tampak jelas pada kebutuhan makan dalam jumlah besar dan seringnya sisa makanan dikeluarkan.

Bambu dan habitat panda

Panda raksasa berasal dari Tiongkok Tengah dan tinggal di wilayah pegunungan seperti Sichuan dan Tibet. Panda juga telah hidup di hutan bambu selama jutaan tahun.[1] Dalam gambaran ini, bambu menghubungkan dua sisi kehidupannya: lingkungan tempat panda hidup dan makanan yang menopang kesehariannya.

Sumber

  • [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Panda raksasa. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=30008049&title=Panda_raksasa (diakses 2026-10-17).